Jaring Pengaman Sosial Sembako Tahap III Pemkab Klaten, Di Eks Kawedanan Jatinom

 

Warga eks Kawedanan Jatinom yang terdaftar sebagai penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) berupa sembako tahap III dari Pemkab Klaten telah menerima JPS sembako tahap III yang diserahterimakan oleh Bupati Klaten Hj Sri Mulyani di empat desa dari empat kecamatan yang ada di eks Kawedanan Jatinom yang penyerahannya dilakukan secara terpisah, Rabu, 2 September 2020. Bantuan sembako tahap III diberikan kepada Kepala Keluarga (KK) yang terdampak virus corona atau covid-19 yang diajukan setiap pemerintah desa di Klaten.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutannya saat menyerahkan JPS sembako tahap III di Halaman Rumah Supardi Dukuh Ngrawan RT 01 RW 06, Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Rabu sore, 2 September 2020 sekira pukul 14.30 WIB, menyampaikan permohonan maaf karena penyerahan JPS dari Pemkab Klaten waktunya molor. Pasalnya, dirinya menerima undangan mendadak dan harus hadir secara pribadi ke Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Gedung Panti Marhaen Semarang untuk menerima formulir model B.1-KWK Porpol dari DPP PDI Perjuangan sebagai syarat mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Klaten pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020.

Dari Semarang, kata Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani langsung ke Desa Delanggu, Kecamatan Delanggu untuk menyerahkan JPS sembako tahap III dari Pemkab Klaten. Kemudian ke Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo dan selanjutnya ke desa lainnya di wilayah eks Kawedanan Jatinom masing-masing ke Desa Cokro, Kecamatan Tulung; Desa Gledek, Kecamatan Karanganom dan Desa Tibayan, Kecamatan Jatinom.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menjelaskan, sebagai syarat mendaftaran calon Bupati Klaten pada Senin, 31 Agustus 2020 juga sudah menjalani tes swab virus corona atau covid-19 dan hasil tes swab sudah keluar hasilnya negatif. Sehingga kalau ada yang dekat dengan dirinya aman dari virus corona dan mohon doa restu semoga selalu dimampukan untuk melaksanakan tugas-tugas sebagai Bupati Klaten.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengatakan, dengan kerja keras Pemkab Klaten melakukan refocusing pengalihan anggaran untuk penanganan virus corona di Kabupaten Klaten. Hasilnya ada Rp220 miliar untuk penanganan virus corona di Klaten dan saat ini yang menjadi prioritas Pemkab Klaten adalah keamanan dan keselamatan warga. Untuk itu agar masyarakat Klaten terus mentaati protokol kesehatan untuk mencegahan covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menambahkan, seharusnya ada Rp110 miliar untuk pembangunan jalan, namun karena refocusing untuk penanganan covid-19 sekarang tinggal Rp18 miliar untuk pemeliharaan jalan. Selanjutnya pembangunan jalan akan dilakukan pada tahun 2021 mendatang, termasuk pemberian uang pembinaan PKK untuk PKK kecamatan dan PKK desa juga akan diberikan pada tahun 2021 yang akan datang.

Sementara itu Kades Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Abdul Rohim dalam sambutan selamat datang mengatakan, warga Desa Kapungan yang mendapatkan JPS sembako Pemkab Klaten pada tahap I dan tahap II hanya ada 5 KK. Namun, setelah pendataan yang baru sesuai masukan Bupati Klaten warga Desa Kapungan yang mendapatkan JPS sembako tahap III dari Pemkab Klaten sebanyak 129 KK.

Turut menyambut kedatangan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani pada acara penyerahan JPS sembako tahap III di Dukuh Ngrawan RT 01 RW 06, Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo antara lain Camat Polanharjo Joko Handoyo HS, SSTP, MSi, perwakilan dari Polsek Wonosari dan Koramil Polanharjo. Kemudian juga hadir unsur Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Polanharjo, Ketua TP PKK Desa se Kecamatan Polanharjo, BPD dan tokoh masyarakat Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo. Pada kesempatan tersebut, Bupati Hj Sri Mulyani juga membantu Face Shield yang diterima Camat Polanharjo, Joko Handoyo.Red

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply